Baranov Museum

Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Arsitektur Museum Baranov di Alaska

Di negara bagian Alaska di Amerika Serikat, terdapat sebuah museum yang menjadi kebanggaan masyarakat sekitar. Namanya adalah museum Baranov. Museum ini juga disebut dengan Museum Kodiak karena bangunannya yang berlokasi di daerah Kodiak. Bangunan ini adalah bangunan bersejarah yang memiliki nilai artistik yang tinggi. Kegiatan-kegiatan budaya masyarakat sering ditampilkan dalam museum ini, selain itu terdapat nilai-nilai budaya dan sejarah yang juga sering ditampilkan di dalamnya.

Nah berkaitan dengan museum ini, secara khusus arsitektur bangunannya, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, yakni sebagai berikut.

  1. Desain Eksterior Museum Baranov
    Struktur dasar dari bangunan Museum Baranov memiliki bentuk balok, yakni berupa persegi panjang yang besar. Apabila bangunan ini dibandingkan dengan bentuk awal pembuatannya yang saat itu masih kosong, Museum Baranov telah mengalami banyak renovasi dan juga telah mendapatkan banyak sentuhan artistik pada tiap-tiap sisi bangunannya.
    Renovasi-renovasi ini telah berhasil membuat bangunan ini terlihat menjadi lebih menarik bagi para pengunjung. Dulunya bangunan ini direnovasi oleh Erskine. Pada masa sekarang, bagian fondasi bangunan ini telah dibangun dengan beton yang kuat sehingga tetap terlihat kokoh meski bangunannya sudah tua.

Bangunan Museum Baranov memiliki 2 lantai dimana tinggi totalnya mencapai 11 meter atau 36 kaki, dan lebarnya 22 meter atau 72 kaki. Serambi depan bangunan Museum ini juga telah berulang kali direnovasi. Serambi depannya saat ini telah diberi dekorasi yang artistik, yakni lantai berbahan keramik.

Sebelum itu, pada bagian serambi depan digunakan bahan berupa kayu redwood horizontal. Bahan kayu ini kemudian menimbulkan persepsi bagi masyarakat setempat bahwa bahan bangunan ini memang diambil dari daerah Rusia. Dengan perubahan lantai kayu menjadi beton dengan lapisan keramik, museum ini menjadi tidak hanya terlihat semakin. Selain itu, juga membuat bangunan menjadi lebih kokoh.

  1. Desain Interior Museum Baranov
    Pindah pada bagian interiornya, desain bagian dalam bangunan Museum Baranov ini telah mengalami banyak perubahan, bahkan mungkin sudah hampir keseluruhannya. Hanya tersisa beberapa bagian saja yang dibiarkan tidak diubah. Hal ini agar bagian-bagian asli yang mengandung nilai sejarah tersebut dapat menjadi pengingat akan sejarah awal bangunan ini bagi masyarakat dari daerah setempat ataupun bagi pengunjung dari seluruh dunia.
    Pada awalnya di bagian interiornya, bangunan Museum Baranov hanya berupa dua kamar besar yang dipisah dengan dinding pembagi. Pada saat ini pintu dari dinding pembagi tersebut masih ada.

Di antara bagian-bagian yang dibiarkan tidak diubah atau direnovasi adalah bahan-bahan penyusun tangga yang menuju lantai dua. Bahan-bahan ini merupakan sisa-sisa dari struktur awal bangunan ini yang memang sengaja tidak pernah diubah untuk mempertahankan nilai seni dan nilai sejarahnya. Bahan-bahan pembentuk tangga ini secara jelas memperlihatkan nuansa gaya budaya Rusia dan hanya diberi perubahan kecil.

Kemudian di lantai atas, pengunjung dapat melihat bahwa tampilan dan bahan dasar lantai pada bangunan ini adalah manufaktur khas dari negara Rusia. Nuansa ala Rusia ini sengaja dipertahankan dengan tujuan tertentu. Yakni agar penduduk dan pengunjung dapat belajar tentang sejarah masyarakat Kodiak dan juga sejarah yang terdapat di dalam Museum Baranov. Dengan mengingat sejarah, diharapkan masyarakat bisa terus bersatu.

Demikianlah bentuk arsitektur bangunan Museum Baranov. Banyak dari bagian-bagian bangunan ini yang diganti dan direnovasi. Namun ada juga beberapa bagian yang dibiarkan seperti sedia kala sebagai pengingat akan sejarah awal pembangunannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *