Baranov Museum

Sejarah Museum Baranov Berdiri di Alaska

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa pariwisata menjadi sektor yang dapat memicu laju pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. Sektor pariwisata dinilai dapat dengan baik mengenalkan budaya dan kekayaan alam kepada masyarakat yang ada di dunia. Banyak jenis pariwisata yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah seperti wisata pendidikan, wisata budaya, wisata alam dan wisata belanja. Jenis pariwisata yang memberikan manfaat pendidikan dan mengenalkan sejarah kepada pengunjungnya adalah wisata budaya. Wisata ini dapat dilihat melalui museum, gedung, desa, kota dan tempat-tempat yang mengandung nilai sejarah. Museum sendiri menjadi wisata terlengkap dibandingkan dengan lainnya karena merupakan tempat pengumpulan, penyajian hasil karya dan perawatan kondisi sosial budaya. Museum Baranov yang berada di Alaska menjadi museum yang dinilai mengandung nilai sejarah tinggi. Berada di Kodak, Alaska, museum ini sering disebut dengan museum Kodiak.

Museum Baranov berada pada bangunan bersejarah lainnya dengan nama Erskine House. Wilayah ini menjadi komplek perkantoran Kodiak Historical Society. Sejak dibangun pad atahun 1810, museum ini menjadi bangunan sejrah tertua yang pernah dibangun oleh Rusia pada saat Alaska menjadi wilayah bagian negara tersebut. Museum memiliki koleksi benda yang fokus akan sejarah kepulauan Kodiak. Menilik suasana bangunan bersejarah ini, pengunjung dapat menemukan perpaduan antara budaya Amerika dan Rusia. Hal ini membuktikan bahwa terjadi akulturasi budaya di Kepulauan Kodiak. Pengenalan akulturasi menjadi lebih jelas akibat keberadaan komunitas Kodiak. Keberadaan komunitas ini bertujuan untuk melestarikan dan mempertahankan budaya masyarakat Kodiak. Mereka bahkan bertindak sebagai fasilitator bagi para pengunjung yang datang ke museum.

Komunitas ini tak segan memberikan informasi akan budaya dan mengenalkan budaya masyarakat sekitar kepada pengunjung yang datang ke museum. Museum Baranov menjadi lokasi dimana komunitas Kodiak berkumpul dan saling bersilaturahmi. Mereka akan saling berbagi akan isu terkini yang kelak dapat memberikan dampak baik bagi wisata Kodiak. Komunitas ini sejatinya telah lahir sejak tahun 1793 dan diprakarsai oleh Pavlovsk yang merupakan pimpinan pemukim di Amerika. Pemukiman penduduk dan museum telah dibangun pada abad ke-19. Museum menjadi lokasi dimana majalah disimpan. Ketika Alaska menjadi bagian dari Amerika, bangunan museum dimiliki oleh perusahaan komersial asal Alaska. Bangunan yang bersejarah ini digunakan sebagai tempat tinggal pada tahun 1911. Kala itu, bangunan mendapatkan sedikit renovasi dengan pendirian pondasi berbahan baku batu dan serambi pada bagian terasnya. Bangunan kemudian mengalami kerusakan ketika tsunami pada tahun 1964. Pemerintah kemudian melakukan perbaikan dan mengembalikannya kepada komunitas Kodiak di tahun 1967.

Sejak saat itulah, museum Baranov menjadi lokasi dimana komunitas Kodiak berkumpul. Mereka memiliki tujuan yang sama, yakni untuk mempertahankan sejarah dan meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga dapat hidup dengan lebih baik. Komunitas sering melakukan pertemuan di museum Baranov. Guna meningkatkan tali persaudaraan, komunitas Baranov merayakan budaya dengan tidak mengesampingkan tradisi yang mereka miliki. Mereka juga akan berkumpul hanya untuk membicarakan isu tertentu yang dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kodiak. Komunitas Kodiak juga mengenalkan kepada warga dunia bahwa museum Baranov menjadi tempat dimana semua orang dapat tinggal dan mencintai hal-hal yang ada di dalamnya. Perancangan ulang bangunan museum membuat jumlah pengunjung museum meningkat secara signifikan. Melalui komunitas Kodiak, ada banyak lembaga yang memberikan dukungan terhadap mengembangan museum yang bersejarah ini. Kini musem Baranov menjadi bangunan bernilai sejarah yang terkenal di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *